Jumat, 20 November 2015

Bisa Jadi Sebuah Penyesalan yang Terpendam

Dear blogger...
Sudah lebih dari 2 tahun bersama tidak menjamin hidupmu akan bahagia dan baik-baik saja. Semua yang kamu impikan tidak sesuai dengan kenyataan. Ya...semua berbeda dengan kenyataan. Bisa jadi kamu yang terlalu berharap lebih. Atau mungkin saja takdirnya memang seperti itu.
Hidup yang bahagia dan baik-baik saja hanya ada di layar televisi Anda. Akhir yang bahagia hanya ada di cerita fiktif seperti dongeng pangeran dengan gadis biasa. Semua itu tidak nyata.
Memang penyesalan itu selalu muncul diakhir. Mungkin saja ada hal-hal tertentu yang membuat Anda semakin menyesal.

Ketika perkataan ini sudah mulai tidak dihargai. Ketika hadirku sudah mulai tidak kau hiraukan. Mungkin disaat itu pula aku harus benar-benar berhenti.

Ada ribuan alasan untuk berpisah. Mungkin hanya satu alasan untuk mencoba bertahan.
Kalau saja hanya berdua. Aku akan benar-benar pergi darimu. Aku menyesal, kamu bukan pemimpin yang baik. Kamu tetap saja egois. Umur ga menjamin sebuah hubungan akan langgeng. Umur ga menjamin kematangan pikir seseorang. Umur hanya sebatas tanda.

Sabtu, 11 Oktober 2014

..anugerah terindah yang pernah ku miliki..

Tanggal 10.10.2014
Pukul 10.00 waktu Purworejo, saya mulai merasakan kontraksi. Saya pikir masih kontraksi palsu, secara HPL masih 15 harian lagi yaitu tanggal 25.10.2014. Saya masih biasa saja, masih jarang juga kontraksinya. Lama-lama makin agak sering. Saya ke kamar mandi untuk buang air kecil, tetnyata sudah keluar lendir darah, masih sedikit sih. 
Makin lama ternyata mulai agak sering kontraksinya dan saya minta suami untuk mengantar ke Jogja. Berangkat Jogja jam 17.30 WIB. Selama perjalanan masih terasa kontraksi tapi masih jarang. Sebelum pulang, mampir periksa dulu di RSKIA Adinda. Antri periksa. Akhirnya periksa dengan dr. Nuring, SpOG (K). Kata dokter belum masuk persalinan, ga di VT juga. Kondisi bayi baik, berat sekitar 2600gr. Ah...tapi sebagai bidan, saya sudah merasakan ada pembukaan. Ya sudahlah, saya pulang saja. Saya juga ga mau lama-lama di RS. 
Di rumah, masih merasakan kontraksi tapi masih wajar menurut saya. Dan akhirnya saya mencoba tidur. Tiap merasakan kontraksi terbangun.
Akhirnya pagi tiba. Masih biasa saja sampai pukul 11.00 WIB. Merasa gerah, saya mandi. Selama mandi kontraksi makin sering. Lama-lama makin kuat, kencang dan akhirnya jam 17.00 WIB terasa ingin mengejan. Berangkat ke RSKIA Adinda diantar mama. Selama perjalanan ke RS, kepengen ngejan terus. Maghrib kalau ga salah, tiba2 ketuban pecah, banyak, untung dah deket RS. Sampai RS diperiksa dr. Dyah Rumekti, SpOG (K) katanya udah pembukaan lengkap. Alhamdulillah.... langsung dibawa ke ruang bersalin. Dipimpin mengejan, entahlah saya mengejan berapa kali, dedek bayi lahir. Lega rasanya. Prosesnya cepat, sekitar 30menitan. Berdasarkan pengalaman saya sebagai bidan, ini proses yang cepat, pasien yang pernah saya tolong rata-rata berjam-jam. Alhamdulillah, dimudahkan oleh Allah SWT. Alhamdulillah lahir bayi perempuan tanggal 11.10.2014 sekitar jam 18.34 WIB, BB 2450gram, PB 45cm. Lega rasanya. Proses IMD, baby pinter banget, aktif nyari puting susu. Hebat... Hisapanmu pun kuat, smart girl. Dari awal hamil kamu memang hebat sayang. Kamu kuat, sudah pergi kemana2. Saat persalinan pun kamu tidak menyusahkan. Beautiful baby, smart, strong, wonderful, amazing. You are my everything baby. I love you so much. Alhamdulillah kamu memang benar-benar bayi hebat. Pup pertama sekitar jam 23.00 WIB. 
Alhamdulillah...tak henti-hentinya saya ucapkan syukur kepadaMu Ya Allah. Terima kasih atas segala kemudahan ini. 



My beautiful, smart baby girl



Kamis, 02 Oktober 2014

..new smartphone from my hubby..

25.09.14
Yey....akhirnya dibeliin smartphone baru sama mas bojo (biasane 2nd). Alhamdulillah... Tepat 11bulan kita bersama. Pulang dari jakarta diajak beli smartphone baru. Dituruti makan pizza. Alhamdulillah... makasih sayang. Love you so much. :*

My lovely hubby


With my besties, Eka



Rabu, 01 Oktober 2014

..counting down, october..

Hello October...
Tak terasa sudah sampai bulan ini. Hampir 1 tahun kita bersama. 
Si kecil juga segera hadir. Kalau kata bule, happiness is on the way.
Waiting for you baby.
Terus berdoa semoga sehat, lancar saat persalinan, baby sehat, normal, sempurna, cerdas, sholeh/sholehah, amiiinn...
Semangat... Kita harus bahagia sayang, HARUS!!!
Walaupun ga selamanya mulus jalan yang kita tempuh, pasti semuanya akan tercapai. Walaupun saat ini seperti ini, tapi yakinlah nak, suatu saat kita akan bahagia. Jangan menyerah ya sayang. Kita semua sayang kamu. :*

Senin, 25 Agustus 2014

you are my end and my begining

Waktu berjalan begitu cepat, tak terasa sudah sejauh ini kita hidup bersama. Susah senang kita lalui berdua. 
Berbagai jalan sudah kita lalui. Mulai dari nol kita bersama.
Semoga bisa selamanya dan kita mampu melalui hari demi hari. Walaupun saat ini masih seperti ini.
Semoga bisa bahagia selamanya, apapun yang terjadi.
I love you my hubby. 
Semoga kita selalu bersama, bahagia dengan anak kita kelak.
Love you...




25.08.14
Give your all to me, I give my all to you...


Kamis, 21 Agustus 2014

Happy B'day Hubby.... #latepost

04.08.14

To my dearest husband

Only once in your life you can meet a person that can totally change your world. You can be yourself and not worry about what they will think of you because they love you for who you are. The things that seem insignificant to most people become invaluable treasures kept safe in your heart to cherish forever. Memories of your childhood come back and so clear and vivid it's like being young again. Colours seem brighter and more brilliant. Laughter seems part of daily life where before it was infrequent or didn't exist at all.
Happy birthday dear husband, may Allah SWT always showers you with courage, strength, and faith to go on. 
I love you for all that you are, all you have been, and all you are yet be.





I'm sorry, I can't bring you a beautiful cake...


Sabtu, 26 Juli 2014

Ujian Dari Allah

Ujian dari Allah tidak hanya disaat kita sedang mengalami masa sulit. Saat kita sedang berada dalam masa yang baik pun itu juga merupakan ujian. Kita diuji, apakah kita mampu menghadapi situasi tersebut. Kita harus mampu menempatkan diri kita dalam berbagai situasi. Entah itu baik ataupun buruk. 
Ya, kita memang tak selamanya akan bahagia ataupun selamanya sulit. Hidup itu bagaikan roda, akan terus berputar. Putaran roda tiap-tiap orang tentunya berbeda. Ada yang cepat, ada yang lambat, ada pula yang stabil. Semua sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Tinggal kita bagaimana menyikapinya. 
Jika kita sudah berkeluarga, harus ada kerjasama yang baik dengan pasangan kita agar semuanya bisa seimbang. Kita harus bisa memahami satu sama lain. Jangan hanya saling memaksakan. Masing-masing dari kita harus memahami setiap kondisi yang ada. Dan kita harus mampu menghadapinya secara bersama. Karena aku dan kamu telah menjadi kita. Bukan aku, bukan kamu, tapi kita.